Kamu pasti mengetahui mie, tetapi sepertinya kamu belum mengetahui bagaimana asal usul mie.
Apa itu mie?
Mie berasal dari bahasa Tionghoa, yaitu Mi.
Mie adalah salah satu kudapan yang terbuat dari tepung terigu atau tepung gandum yang telah dibentuk menjadi adonan tipis dan panjang, digulung, dikeringkan lalu dimasak di dalam air mendidih.
Mie pertama kali dibuat di dunia oleh bangsa China, tepatnya di daerah Tiongkok Selatan pada zaman Dinasti Han sekitar tahun 206 SM – 220 M.
Nah, awal mula terciptanya mie itu ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ahli waris terkenal bernama Cao Cao yang sedang dalam pelarian dari musuhnya dan kemudian dengan terpaksa harus bersembunyi di sebuah gubuk kecil. Dalam keadaan kelaparan, Cao Cao menemukan sekeranjang adonan tersembunyi di salah satu sudut gubuk tersebut berupa tepung terigu. Lantas akhirnya, karena tidak ada bahan makanan lain, Cao Cao memutuskan untuk mengolah saja adonan tersebut menjadi mie yang dibentuk panjang, digulung serta direbus ke dalam air mendidih.
Selanjutnya seiring berjalannya waktu, dari hasil penemuan mie Cao Cao tersebut, mie pun menjadi menyebar ke daerah China lainnya, bahkan menjadi menyebar juga ke Jepang, Korea, dan ke seluruh negara-negara yang berada di benua Asia maupun benua selain Asia melalui perdagangan serta pertukaran budaya.
Tidak hanya itu, dari segi pembuatan sekaligus penyajian pun mengalami perubahan sesuai dengan selera penduduk dunia di setiap negara. Salah satunya, di China bagian utara, mie menjadi tidak hanya dimasak dengan kuah panas. Mie menjadi dibuat sekaligus disajikan dalam keadaan dingin sehingga tekstur mie lebih mirip seperti Jelly. Yang di mana nama dari sajian mie ini adalah Liangfen, yang disajikan beserta potongan wortel, lobak dan kacang tanah.
Sedangkan di Indonesia sendiri, mie diperkenalkan oleh pedagang yang berasal dari Tionghoa pada abad ke-17 Masehi.
Dan atas penemuan mie ini, sejarah terciptanya mie menjadi diabadikan ke dalam Qimin Yaoshu yang merupakan sebuah buku sejarah agrikultur masyarakat China.
Namun, kalau untuk asal usul mie instan, bagaimana?
Jadi, kalau untuk asal usul mie instan itu terjadi sekitar 800 M – 900 M, atau lebih tepatnya pada tahun 1957 yang muncul dari ide seorang warga Jepang bernama Ando Momofoku. Pada saat itu, setelah Jepang kalah di Perang Dunia ke-II, masyarakat di Jepang pun kontan mengalami krisis bahan pangan hingga mereka rela mengantri berjam-jam demi mendapatkan semangkuk ramen atau sebutan untuk mie bagi orang Jepang. Alhasil, Pak Ando berpikir keras di tengah situasi tersebut, bahwasannya jelas tidak bisa dibiarkan berlama-lama masyarakat Jepang kesulitan untuk mendapatkan semangkuk ramen, sebab itu akan menimbulkan kelaparan jika harus dibiarkan terlalu lama menunggu. Akhirnya, Pak Ando segera mencoba menciptakan mie instan. Meski berkali-kali Pak Ando gagal membuat mie instan, tetapi Pak Ando tidak menyerah, sampai Pak Ando berakhir menemukan suatu metode untuk mengeringkan mie dengan memakai minyak panas bekas menggoreng tempura, dan ternyata itu bisa sangat berhasil, pasalnya bisa membuat mie membentuk rongga-rongga kecil yang otomatis bisa membuat mie lebih awet serta cepat matang saat dimasak. Lantas Pak Ando memutuskan menjual produk mie instan pertamanya yang bernama Chikin Ramen pada tahun 1958. Dan dalam sekejap, produk mie instan Pak Ando sangat laris manis di pasaran. Selain itu, Pak Ando mengenalkan juga mie instan ke Amerika Serikat dengan kemasan baru menggunakan cup styrofoam tahan panas agar konsumen bisa merebus dan langsung memakannya dengan praktis.
Jadi, kamu suka mie?